Lokasi
:
Sleman, Yogyakarta
Pemberi Tugas
:
BAPPEDA
Partner
:
Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik UGM
Deskripsi
:
Wilayah Kabupaten Sleman didudukkan sebagai ?enyelamat?sumberdaya alam di zona tengah Propinsi DIY yang dikenal sebagai kawasan pengembangan utama (KPU) Lereng Merapi, tanpa mengurangi hak kabupaten dan masyarakat Sleman untuk mendapatkan keuntungan dari kepemilikan sumberdayanya. Secara operasional, juga perlu dikembangkan konsep kerja sama antar wilayah dalam kabupaten maupun dengan wilayah otonom lainnya agar terjaga kepentingan bersama yang berkeadilan. Untuk mendukung misinya sebagai ?enyelamat? secara bergradasi berdasarkan kemiringan lerengnya dari puncak gunung api sampai dengan dataran Merapi, ruang wilayah Kabupaten Sleman dibagi menjadi tiga kawasan fungsi, yaitu kawasan lindung, kawasan fungsi utama sebagai penyangga (resapan air), dan kawasan fungsi utama budidaya.
Penetapan Kawasan Lindung dalam RTRW Kabupaten Sleman dimaksudkan untuk perlindungan terhadap kawasan bawahannya (hutan lindung dan resapan air), perlindungan setempat (mata air dan aliran sungai), perlindungan suaka alam dan cagar budaya serta perlindungan terhadap bencana (bencana Alam dan Man Mad disaster).Guna campuran (mixed use) dengan konsepsi dominasi fungsi yang terdiri dari pola dan arah pemanfaatan ruang pada kawasan lindung dan pada kawasan budidaya.
Sistem kota-kota/pusat-pusat kegiatan di wilayah Kabupaten Slemandikembangkan sebagai sub sistem dari sistem kota-kota wilayah Propinsi DIY yang berpusat di Kotamadya Yogyakarta, sekaligus juga diarahkan untuk memantapkan fungsi distribusi hasil-hasil produksi dari masyarakat dan sebaran simpul-simpul pelayanan permukiman yang sebenarnya telah terbentuk (secara alami). Arah kegiatan pengelolaan kawasan perdesaan dilaksanakan pada wilayah yang berada di luar kawasan perkotaan pada suatu kecamatan, meliputi sebagian Kecamatan Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, Sleman, Ngemplak, Minggir, Seyegan, Mlati, Ngaglik, Moyudan, Godean, Gamping, Berbah, Kalasan, dan Prambanan. Sedangkan kawasan perkotaan meliputi kota Prambanan, Cangkringan, Pakem, Kalasan, Ngemplak, Turi, Tempel, Ngaglik, Seyegan, Moyudan, Minggir, Godean, Mlati, dan sekitar Kampus Universitas Islam Indonesia di Padukuhan Lodadi, Desa Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak.