|
|
|
MASTERPLAN RSU TABANAN
BALI |
|
|
|
Lokasi
:
Tabanan, Bali
Tahun Pengerjaan
:
2008
Pemilik
:
Badan RSU Tabanan
Kapasitas Bed
:
400 TT
Luas Bangunan
:
26.320 m2
Luas Lahan
:
54.480 m2
Jumlah Lantai
:
2
Deskripsi
:
Pembangunan dan perencanaan masterplan fisik RSU Tabanan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan akan sarana kesehatan bagi masyarakat setempat. Membangun sarana medik dan nonmedik serta penyediaan pelayanan yang baik merupakan sasaran pengembangan utama dalam rumah sakit. Perencanaan dan pengembangan masterplan fisik RSUD Tabanan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan akan sarana dan pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat khususnya di wilayah Tabanan. Tujuan akhir pengembangan adalah untuk membangun sarana medik dan nonmedik serta sistem pelayanan yang optimal bagi masyarakat secara luas.
Penyediaan fasilitas yang memadai serta didukung penataan sirkulasi dan zoning yang efektif berperan untuk mendukung pengembangan di masa yang akan datang. Bentukan massa yang simetri dan sistematis mendukung kemudahan sirkulasi dan efisiensi ruang yang terbentuk tanpa mengesampingkan fungsi tata hijau bangunan, serta sesuai dengan konteks arsitektur lokal Bali. Perencanaan area ditekankan pada pengaturan massa bangunan, lahan hijau terbuka serta jalur sirkulasi secara proporsional sehingga memberi keleluasaan kepada seluruh pengguna ruang sekaligus memberikan orientasi pergerakan secara jelas kepada pengunjung rumah sakit. Untuk memberikan aksentuasi diantara dominansi massa yang berkarakter segi empat memanjang, jalur sirkulasi vertikal berupa ramp dikembangkan secara melingkar dan diletakkan di tengah ruang hijau di antara zona rawat inap dan instalasi terkait. Gubahan massa yang diletakkan dalam pola simetris-linier sangat mendukung terbentuknya ruang ruang sirkulasi secara efisien dan mempermudah akses ke berbagai fungsi.
Rencana RSUD Tabanan Masa Akan Datang. Pada masa yang akan datang diharapkan RSUD Tabanan dapat melayani 400 TT rawat inap, dengan unit pelayanan fasilitas klinik spesialis, unit diagnosis dan check-up yang canggih, unit gawat darurat yang efisien dan modern, paramedik dan dokter yang profesional dan menguasai multi bahasa, institusi yang terakreditasi internasional baik prosedur dan sumberdaya manusia maupun peralatan. Kualitas akan meningkat dari produk khusus yang ditawarkan sejalan kemampuan untuk dapat melakukan subsidi silang antara pasar kelas atas dan kelas bawah.
|
|
|
|
|
|